I NEED PASSIONI NEED FRESH AIRI NEED INSPIRATIONI NEED DECISIONSO, I CAN MAKE MOVIE!!!
Senin, 31 Mei 2010
Si-karma

lihat siapa yang tersenyum dibelakang sekarang...!!!
lihat siapa yang akhirnya menghela nafas puas...
dan pada akhirnya menyadari kalau "dia" memang sang penjual cinta... hahaha
lihat siapa wanita yang bertekuk lutut didepannya....
dan lihat siapa wanita yang 'akhirnya' ditinggalkannya...
seharusnya aku ga boleh begini tapi seperti nya satu bagian rasa dari aku ingin tersenyum lebar terus.... maka wanita itu akan tau seperti apa rasanya jadi aku.... dulu.....
Hm... oke ini sebenarnya bukanlah suatu kemenangan atau apapun....
karena ini bukan kompetisi...
ini kehidupan....
dan kehidupan akan terus berputar pada rodanya...
seharusnya aku sedikit berterimakasih pada wanita itu....
karena ia telah mencuri sesuatu yang dulu menurutku paling berharga...
namun, aku salah karena dulu aku buta akan dia...
karena sekarang aku sadar.... bahwa dia memang bukan yang terbaik...
dan akupun dapat lebih sadar untuk mendapatkan yang paling terbaik...
So, congratulation for our new life.... hahahah apa sih! (lol)
Kamis, 21 Januari 2010
it's about new love...

hi Lembar Maya...
sudah lama tidak pernah singgah...
aku ga tau harus memulai ini darimana, ketika sudah terlalu banyak perjalanan yang telah terlewati dan banyak merubah situasi yang ada disekitar ku...
Seseorang telah datang padaku memberikan kehangatan cinta nya yang tulus...
tanpa pamrih...
Membuat "kebimbangan- dya" yang dulu menderaku, menjadi sirna...
Aku bisa tersenyum lega sekarang...
Terimakasih buat semuanya...
semua luka ini terasa diangkat, dan terasa ditopang dengan kuat sehingga membuat ku tidak takut jika ikatannya rapuh...
tapi entah kenapa, masih terasa beda...
tapi Cinta memang tak pernah sama...
maka, aku harus mulai menerimanya dan mulai belajar menikmatinya...
Sabtu, 04 Juli 2009
semua rutinitas ini membuatku lelah dan terlalu sibuk,
sibuk karena memang keharusan sekaligus menyisihkan pikiran dari hal2 negatif tentang dia,
kerja memang obat yang paling mujarab untuk membuat dya hilang dari otakku,
tapi...
kerja terus kadang membuat aku jadi capek fisik dan pikiran,
biasanya sih tinggal tidur saja, atau bermain di depan komputer ku hingga berjam2 lamanya dan berhenti ketika perut ini sudah teriak keroncongan dan minta segera diisi
Hari ini tiba2 dya tlp aku dan bilang kalo dya sedang sakit
meskipun agak segan, tapi aku ingin segera berada disampingnya
entah kenapa....
aku khawatir, pikiranku langsung flashback mengingat dulu
dya jarang sakit, tapi sekalinya sakit pasti langsung parah
segala macam urusan dan pekerjaan ini rasanya ingin aku sudahi saja
segala macam benci dan sakit hati ini hilang
digantikan oleh kekhawatiran yang amat sangat
huf...
rasanya perjalanan menuju rumahnya jauh sekali
yup, aku tiba juga akhirnya
aku melihat dya tersenyum menyambut
perlahan-lahan rasa khawatir itu sirna karena dari senyumnya aku tahu
dya tidak separah dugaan ku
setelah hampir 7 bulan lamanya, aku tiba dirumahnya lagi
masih sama seperti dulu,
mbak yang kerja dirumahnya pun seperti kaget melihat kedatanganku, dan terus2an menanyakan kabar ku, aku hanya tersenyum
aku duduk disampingnya saja, meski tidak melakukan apa2
aku tenang, aku tahu ia juga
meski pun telah banyak yang terjadi antara kita
kadang tidak terlalu banyak berbicara
atau terlalu banyak berasumsi
lakukan saja
maka akan langsung tahu jadinya seperti apa
aku menyentuh keningnya
memang panas
dan ia pun seperti ingin aku berada disisinya terus
perlahan kita mulai membuka pembicaraan
hahaha
terasa aneh, tapi aku cukup menikmati hal ini
aku kangen banget saat2 ini
kita berdua menertawakan kebodohan kita berdua
menertawakan apa saja
meski banyak gejolak dalam hati
tapi setidaknya kami sama2 tahu
kalau kami masih saling membutuhkan
cepet sembuh ya gendut.. :)
sibuk karena memang keharusan sekaligus menyisihkan pikiran dari hal2 negatif tentang dia,
kerja memang obat yang paling mujarab untuk membuat dya hilang dari otakku,
tapi...
kerja terus kadang membuat aku jadi capek fisik dan pikiran,
biasanya sih tinggal tidur saja, atau bermain di depan komputer ku hingga berjam2 lamanya dan berhenti ketika perut ini sudah teriak keroncongan dan minta segera diisi
Hari ini tiba2 dya tlp aku dan bilang kalo dya sedang sakit
meskipun agak segan, tapi aku ingin segera berada disampingnya
entah kenapa....
aku khawatir, pikiranku langsung flashback mengingat dulu
dya jarang sakit, tapi sekalinya sakit pasti langsung parah
segala macam urusan dan pekerjaan ini rasanya ingin aku sudahi saja
segala macam benci dan sakit hati ini hilang
digantikan oleh kekhawatiran yang amat sangat
huf...
rasanya perjalanan menuju rumahnya jauh sekali
yup, aku tiba juga akhirnya
aku melihat dya tersenyum menyambut
perlahan-lahan rasa khawatir itu sirna karena dari senyumnya aku tahu
dya tidak separah dugaan ku
setelah hampir 7 bulan lamanya, aku tiba dirumahnya lagi
masih sama seperti dulu,
mbak yang kerja dirumahnya pun seperti kaget melihat kedatanganku, dan terus2an menanyakan kabar ku, aku hanya tersenyum
aku duduk disampingnya saja, meski tidak melakukan apa2
aku tenang, aku tahu ia juga
meski pun telah banyak yang terjadi antara kita
kadang tidak terlalu banyak berbicara
atau terlalu banyak berasumsi
lakukan saja
maka akan langsung tahu jadinya seperti apa
aku menyentuh keningnya
memang panas
dan ia pun seperti ingin aku berada disisinya terus
perlahan kita mulai membuka pembicaraan
hahaha
terasa aneh, tapi aku cukup menikmati hal ini
aku kangen banget saat2 ini
kita berdua menertawakan kebodohan kita berdua
menertawakan apa saja
meski banyak gejolak dalam hati
tapi setidaknya kami sama2 tahu
kalau kami masih saling membutuhkan
cepet sembuh ya gendut.. :)
Minggu, 03 Mei 2009
Remove dya...
Hari ini aku memutuskan untuk menghapus "anak kecil" itu dari daftar temanku . kenapa aku harus kayak gitu ya? padahal kalo aku biasa aja, mencoba untuk ga menganggap itu semua yang telah berlalu dan terjadi maka aku gak harus begitu.
tapi kenapa aku lakuin?, aku rasa this is it, Enough!
aku gak ingin mencoba untuk menjadi orang yang seperti tidak mempunyai perasaan, menganggap semua ini biasa aja. biasa terserah orang mau anggap apa. tapi menurut aku ini gak biasa, aku gak bisa menganggap ini biasa.
kasian si hati, kasian si mata, kasian si hidung..... jadi aku menganggap udah cukup.
Aku gak perlu tahu mengenai "orang lain" itu sedang berbuat apa, apa yang dipikirnya, apa yang dirasanya, apa yang ditulisnya....
Sebenarnya udah lama, hal ini pengen aku lakuin!,
tapi mungkin saat itu aku belum punya keberanian.
Tapi sekarang aku gak peduli, atau mencoba untuk ga peduli "bajingan" itu.
Ups... jadi terlalu sarcastik.
Tapi yang jelas, jangan coba untuk masuk kembali dalam hidup nya dan ku.
aku gak pernah meminta, tapi dya selalu meminta.
aku mulai membiarkannya masuk, mulai menerimanya.
aku pun mulai terbiasa dengan keberadaannya itu.
tapi saat kenyamanan itu terusik dengan sebuah pemikiran pendek dan bodoh darinya.
aku tidak bisa menahannya.
mungkin bukan pemikiran pendek dan bodoh juga.
tapi aku mengesankan seperti itu, untuk menunjukkan sikap ke-ti-dak-bertangungjawaban-nya terhadap tindakannya.
Seakan semua yang telah dilakukannya, tidak berarti apa-apa.
Jadi aku memutuskan, lebih baik seperti dulu saja.
tidak saling mengenal, tidak saling masuk ke kehidupan masing-masing.
tidak saling perduli dan memahami.
dengan melakukan sebuah hal simple.....
me-remove dya, me-reject dya, membiarkan sapaannya...
memalingkan wajah dengan tetap tersenyum....
Hi......,
Bye....
tapi kenapa aku lakuin?, aku rasa this is it, Enough!
aku gak ingin mencoba untuk menjadi orang yang seperti tidak mempunyai perasaan, menganggap semua ini biasa aja. biasa terserah orang mau anggap apa. tapi menurut aku ini gak biasa, aku gak bisa menganggap ini biasa.
kasian si hati, kasian si mata, kasian si hidung..... jadi aku menganggap udah cukup.
Aku gak perlu tahu mengenai "orang lain" itu sedang berbuat apa, apa yang dipikirnya, apa yang dirasanya, apa yang ditulisnya....
Sebenarnya udah lama, hal ini pengen aku lakuin!,
tapi mungkin saat itu aku belum punya keberanian.
Tapi sekarang aku gak peduli, atau mencoba untuk ga peduli "bajingan" itu.
Ups... jadi terlalu sarcastik.
Tapi yang jelas, jangan coba untuk masuk kembali dalam hidup nya dan ku.
aku gak pernah meminta, tapi dya selalu meminta.
aku mulai membiarkannya masuk, mulai menerimanya.
aku pun mulai terbiasa dengan keberadaannya itu.
tapi saat kenyamanan itu terusik dengan sebuah pemikiran pendek dan bodoh darinya.
aku tidak bisa menahannya.
mungkin bukan pemikiran pendek dan bodoh juga.
tapi aku mengesankan seperti itu, untuk menunjukkan sikap ke-ti-dak-bertangungjawaban-nya terhadap tindakannya.
Seakan semua yang telah dilakukannya, tidak berarti apa-apa.
Jadi aku memutuskan, lebih baik seperti dulu saja.
tidak saling mengenal, tidak saling masuk ke kehidupan masing-masing.
tidak saling perduli dan memahami.
dengan melakukan sebuah hal simple.....
me-remove dya, me-reject dya, membiarkan sapaannya...
memalingkan wajah dengan tetap tersenyum....
Hi......,
Bye....
Cinta sudah bilang "Tidak!".
Cinta sudah bilang "tidak!".
Apa aku masih ingin berjalan?
Cinta sudah bilang "berhenti".
Apa aku harus akhiri?
Cinta sudah menyapu semua kegelisahanku
menenggelamkan luka lama yang membeku
Namun, aku tak pernah paham...
Cinta sudah mengejakan kata-kata
yang aku tak bisa baca
Namun, apa aku yang pura-pura buta?
Cinta telah menceritakan semuanya
Namun, apa aku yang amnesia?
Cinta telah meninggalkan kegelisahan di hati
Namun, ku tak jua dapat mengerti
Cinta telah mencoba untuk diam saat Aku marah
Cinta telah mencoba menyeka saat Aku menangis
Cinta pun telah berusaha untuk tahu
Tentang hal yang Aku tak pernah tahu
Iya....
Cinta sudah bilang "tidak!".
tapi aku...
Apa aku masih ingin berjalan?
Cinta sudah bilang "berhenti".
Apa aku harus akhiri?
Cinta sudah menyapu semua kegelisahanku
menenggelamkan luka lama yang membeku
Namun, aku tak pernah paham...
Cinta sudah mengejakan kata-kata
yang aku tak bisa baca
Namun, apa aku yang pura-pura buta?
Cinta telah menceritakan semuanya
Namun, apa aku yang amnesia?
Cinta telah meninggalkan kegelisahan di hati
Namun, ku tak jua dapat mengerti
Cinta telah mencoba untuk diam saat Aku marah
Cinta telah mencoba menyeka saat Aku menangis
Cinta pun telah berusaha untuk tahu
Tentang hal yang Aku tak pernah tahu
Iya....
Cinta sudah bilang "tidak!".
tapi aku...
Sabtu, 02 Mei 2009
memahami waktu
Huh! waktu seperti terlalu cepat berlalu....
terlalu cepat atau aku yang terlalu tidak perduli dengan waktu...
serasa semua yang pernah terjadi seperti mimpi saja..
seakan semua tidak memberi arti apa-apa...
apakah aku yang membuang waktu sia-sia?
Tidak
Memang semua telah berlalu...
Barangkali aku terlalu perduli dengan waktu..
Karena setiap kejadian ada tujuannya...
Semestinya setiap sebab memiliki alasannya...
waktu terus berjalan sekarang dan kedepan...
Maka aku akan berusaha memahaminya.
terlalu cepat atau aku yang terlalu tidak perduli dengan waktu...
serasa semua yang pernah terjadi seperti mimpi saja..
seakan semua tidak memberi arti apa-apa...
apakah aku yang membuang waktu sia-sia?
Tidak
Memang semua telah berlalu...
Barangkali aku terlalu perduli dengan waktu..
Karena setiap kejadian ada tujuannya...
Semestinya setiap sebab memiliki alasannya...
waktu terus berjalan sekarang dan kedepan...
Maka aku akan berusaha memahaminya.
Langganan:
Postingan (Atom)