Hari ini aku memutuskan untuk menghapus "anak kecil" itu dari daftar temanku . kenapa aku harus kayak gitu ya? padahal kalo aku biasa aja, mencoba untuk ga menganggap itu semua yang telah berlalu dan terjadi maka aku gak harus begitu.
tapi kenapa aku lakuin?, aku rasa this is it, Enough!
aku gak ingin mencoba untuk menjadi orang yang seperti tidak mempunyai perasaan, menganggap semua ini biasa aja. biasa terserah orang mau anggap apa. tapi menurut aku ini gak biasa, aku gak bisa menganggap ini biasa.
kasian si hati, kasian si mata, kasian si hidung..... jadi aku menganggap udah cukup.
Aku gak perlu tahu mengenai "orang lain" itu sedang berbuat apa, apa yang dipikirnya, apa yang dirasanya, apa yang ditulisnya....
Sebenarnya udah lama, hal ini pengen aku lakuin!,
tapi mungkin saat itu aku belum punya keberanian.
Tapi sekarang aku gak peduli, atau mencoba untuk ga peduli "bajingan" itu.
Ups... jadi terlalu sarcastik.
Tapi yang jelas, jangan coba untuk masuk kembali dalam hidup nya dan ku.
aku gak pernah meminta, tapi dya selalu meminta.
aku mulai membiarkannya masuk, mulai menerimanya.
aku pun mulai terbiasa dengan keberadaannya itu.
tapi saat kenyamanan itu terusik dengan sebuah pemikiran pendek dan bodoh darinya.
aku tidak bisa menahannya.
mungkin bukan pemikiran pendek dan bodoh juga.
tapi aku mengesankan seperti itu, untuk menunjukkan sikap ke-ti-dak-bertangungjawaban-nya terhadap tindakannya.
Seakan semua yang telah dilakukannya, tidak berarti apa-apa.
Jadi aku memutuskan, lebih baik seperti dulu saja.
tidak saling mengenal, tidak saling masuk ke kehidupan masing-masing.
tidak saling perduli dan memahami.
dengan melakukan sebuah hal simple.....
me-remove dya, me-reject dya, membiarkan sapaannya...
memalingkan wajah dengan tetap tersenyum....
Hi......,
Bye....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Rasakan rasa itu...
BalasHapussakit itu kadang buat kuat
dan lo kuat kok!hehehe