Sabtu, 04 Juli 2009

semua rutinitas ini membuatku lelah dan terlalu sibuk,
sibuk karena memang keharusan sekaligus menyisihkan pikiran dari hal2 negatif tentang dia,
kerja memang obat yang paling mujarab untuk membuat dya hilang dari otakku,
tapi...
kerja terus kadang membuat aku jadi capek fisik dan pikiran,
biasanya sih tinggal tidur saja, atau bermain di depan komputer ku hingga berjam2 lamanya dan berhenti ketika perut ini sudah teriak keroncongan dan minta segera diisi

Hari ini tiba2 dya tlp aku dan bilang kalo dya sedang sakit
meskipun agak segan, tapi aku ingin segera berada disampingnya
entah kenapa....
aku khawatir, pikiranku langsung flashback mengingat dulu
dya jarang sakit, tapi sekalinya sakit pasti langsung parah

segala macam urusan dan pekerjaan ini rasanya ingin aku sudahi saja
segala macam benci dan sakit hati ini hilang
digantikan oleh kekhawatiran yang amat sangat

huf...
rasanya perjalanan menuju rumahnya jauh sekali

yup, aku tiba juga akhirnya
aku melihat dya tersenyum menyambut
perlahan-lahan rasa khawatir itu sirna karena dari senyumnya aku tahu
dya tidak separah dugaan ku

setelah hampir 7 bulan lamanya, aku tiba dirumahnya lagi
masih sama seperti dulu,
mbak yang kerja dirumahnya pun seperti kaget melihat kedatanganku, dan terus2an menanyakan kabar ku, aku hanya tersenyum

aku duduk disampingnya saja, meski tidak melakukan apa2
aku tenang, aku tahu ia juga
meski pun telah banyak yang terjadi antara kita
kadang tidak terlalu banyak berbicara
atau terlalu banyak berasumsi
lakukan saja
maka akan langsung tahu jadinya seperti apa

aku menyentuh keningnya
memang panas
dan ia pun seperti ingin aku berada disisinya terus
perlahan kita mulai membuka pembicaraan

hahaha
terasa aneh, tapi aku cukup menikmati hal ini
aku kangen banget saat2 ini

kita berdua menertawakan kebodohan kita berdua
menertawakan apa saja

meski banyak gejolak dalam hati
tapi setidaknya kami sama2 tahu
kalau kami masih saling membutuhkan

cepet sembuh ya gendut.. :)